Halaman Utama | E-mail
06 September 2010 Komnas Perlindungan Anak Program Berita Fakta dan Data Agenda Galeri Kontak Kami
   »   Sejarah
   »   Visi dan Misi
   »   Tugas dan Fungsi
   »   Struktur Organisasi
   »   AD/ART

Artikel- 31/08/2010
Tiga Siswa SDN Dukuh Kupang VIII Nyaris jadi Korban Penculikan

Artikel- 19/08/2010
SOEGENG SARJADI AWARD UNTUK KOMISI NASIONAL PERLINDUNGAN ANAK

Artikel- 12/08/2010
Susunan Dewan Komisioner Periode 2010 - 2014

Artikel- 11/08/2010
FAKTA DAN DATA PELANGGARAN HAK ANAK PERIODE JANUARI - JUNI 2010

Artikel- 10/08/2010
PIDATO MENTERI SOSIAL PADA PENGUKUHAN DEWAN KOMISIONER 2010 - 2014

Artikel- 10/08/2010
RILIS PENGUKUHAN DEWAN KOMISIONER PERIODE 2010 - 2014

Artikel- 03/08/2010
(Hasil Polling) PERUBAHAN USIA ANAK YANG DAPAT DIAJUKAN KE PENGADILAN ANAK

Artikel- 30/07/2010
KONGRES ANAK: DARI ANAK, OLEH ANAK & UNTUK MASA DEPAN BANGSA

Artikel- 28/07/2010
Deklarasi Suara Anak Indonesia tidak boleh dibacakan pada acara Peringatan Hari Anak Indonesia

Artikel- 28/07/2010
Link Berita Pembatalan Pembacaan Deklarasi Anak 2010 di Depan Presiden

  Halaman Utama  » Berita
Artikel- 16/11/2009
TIPS MENGHADAPI ANAK

Dilarang sedikit saja, si kecil membantah, memberontak atau melawan. Sebagai orang tua, anda punya kewajiban mengurangi hobinya yang satu itu. Anak yang terlalu sering membantah, bisa jadi memang ada sesuatu dengan sikapnya . Orang tua dapat melakukan hal-hal sebagi berikut :

 

v Hargai anak dengan bersikap adil. Selain itu, sikap hangat, penuh kasih sayang akan menghasilkan sikap yang kooperatif pula. Inilah yang lebih dulu mesti diciptakan dalam keluarga. Dengan menghargai anak, anakpun akan menghargai orang tuanya.

v Dengarkan keluhannya. Sediakan waktu sedapat mungkin untuk mendengarkan keluhan dan penolakan anak. Bila si kecil merasa kebutuhan untuk dimengerti sudah terpenuhi, seketika itu bagian terbesar perjuangannya sudah selesai. Anak akan menyadari bahwa dia begitu diperhatikan oleh orangtuanya.

v Ungkapkan dengan jelas. Ketika menemukan sikapnya yang menjengkelkan itu, ungkapkanlah ketidaksenangan Anda dengan kalimat yang jelas dan tak memojokkan anak. Ketimbang mengatakan, “Ayo cepat mandi, Mama enggak suka punya anak malas dan bau.” Lebih baik katanya, “Yuk, kita mandi Sayang, biar wangi. Setelah itu boleh nonton teve lagi.”

v Jika memungkinkan, berikan pilihan yang jelas. Misalnya, “Kamu mandi sekarang! Kalau mandinya nanti, airnya sudah keburu habis!” atau ketika seorang anak yang kepergok merokok, katakana, “Kalau kamu merokok nanti paru-parumu jadi rusak”, dan sebagainya. Dengan begitu anak akan mengerti apa akibatnya kalau ia tak segera menuruti perintah anda.

v Peringatkan lebih awal. Ketika seorang anak Anda sudah terlalu lama bermain dan sudah waktunya untuk tidur, cobalah untuk mengingatkannya lima atau sepuluh menit lebih awal. Dengan begitu, anak Anda tahu bahwa sebentar lagi ia harus berhenti bermain.

v Berupaya lebih akrab. Binalah hubungan yang lebih hangat dan akrab dengan si kecil. Makin menyenangkan Anda di mata anak, si kecil tentu akan lebih terbuka. Jangan lupa, tanamkan nilai-nilai moral dan norma sosial yang berlaku. Satu hal yang perlu diingat oleh orangtua adalah, bahwa anak tetaplah anak dengan pikiran polos-nya. Bagi anak, dunianya penuh dengan kegembiraan dan keceriaan. Sehingga, kekerasan bukanlah cara yang tepat untuk menghadapi sikapnya. Cobalah untuk menunjukkan rasa kasih sayang dan dukungan anda kepadanya.




Kongres Anak Indonesia dijadikan Salah satu program Nasional sebagai bentuk perhatian Negara atas pemenuhan dan perlindungan hak anak di Indonesia

Setuju
Tidak Setuju
Tidak Tahu
   
Results


Copyright © 2003-2010 KOMNASPA
All Rights Reserved
Halaman Utama | Tentang Kami | Berita LPA | Berita | Fakta & Data | Agenda | Galeri | Kontak Kami