| Artikel- 12/06/2010
Telaah Polling Pengaruh Penayangan TV Bagi Anak
Seiiring dengan berkembangnya tayangan televisi baik berupa penayangan film, sinetron, maupun tayangan-tayangan bentuk lain ini menjadikan salah satu bentuk hiburan yang mempunyai daya tarik tersendiri bagi masyarakat terlebih lagi bagi anak-anak sekarang. atas dasar hal tersebut, Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai sebuah lembaga independen di bidang pemenuhan dan perlindungan anak di Indonesia, mencoba menggali opini masyarakat tentang penayangan televisi terhadap pengaruh tumbuh kembang anak. Polling yang dibuka mulai bulan september sampai dengan bulan Desember 2009 ini, diikuti oleh 423 responden yang mempunyai kepedulian mengenai pengaruh penayangan televisi terhadap tumbuh kembang anak. Dalam polling ini yang dipertanyakan adalah "Bagaimanakah Pengaruh Penayangan TV bagi Tumbuh Kembang Anak?" yang mempunyai 4 pilihan jawaban, yakni "Buruk; Sedang; Bagus; dan Tidak Tahu". Dari Pertanyaan dan pilihan jawaban tersebut diatas, dari total 423 responden yang mengikuti polling dan menjawab pertanyaan tersebut, 295 responden atau sekitar 69,7% menjawab bahwa penayangan televisi saat ini buruk bagi proses tumbuh kembang anak; sedangkan 22,9% atau 97 responden menjawab sedang. Disisi lain, hanya 27 responden atau sekitar 6,4% yang menjawab bahwa pengaruh tayangan televisi adalah bagus bagi proses tumbuh kembang anak; dan yang menjawab tidak tahu sebesar 4 responden atau sekitar 0,9%. Dari persentase tersebut, ternyata sebagian besar responden memilih bahwa tayangan televisi adalah buruk bagi proses tumbuh kembang anak, responden ini mempunyai beberapa alasan diantaranya bahwa tayangan televisi saat ini lebih menonjolkan pada pergaulan yang tidak mendidik bagi anak-anak, penuh dengan tayangan kekerasan, mistik, maupun menonjolkan hal-hal yang sensual. sedangkan responden yang menjawab bahwa tayangan televisi adalah bagus bagi proses tumbuh kembang anak, ini karena responden beralasan dengan adanya tayangan-tayangan sinetron religius yang mendidik pemahaman agama bagi anak. Terlepas dari itu semua, bahwa penilaian tayangan televisi terhadap perkembangan anak adalah sangat berpengaruh. Dan memang bahwa tayangan televisi seharusnya mendapat kontrol dari masyarakat dan negara itu memang suatu keharusan, agar proses tumbuh kembang anak tidak mengarah pada prilaku destruktif ataupun negatif, dan lebih berbahaya lagi adalah jika dampak dari tayangan televisi ini menjadikan anak menjadi seorang dewasa mini. Semoga dengan adanya polling ini, kesadaran masyarakat terhadap perlindungan anak akan semakin menjadi suatu yang penting, terutama atas penghormatan hak dasar anak yang melekat pada diri anak itu sendiri sejak lahir. (wilaf)
|